Tampilkan postingan dengan label Resep keluarga Djohar (Sutami Djohar). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resep keluarga Djohar (Sutami Djohar). Tampilkan semua postingan

Senin, 15 November 2010

Lodeh Oma Sutami

bahan lodehku hari ini
sudah mataaaaaaang :)
nasi lodeh lengkap dengan ayam goreng, ati goreng, telor asin dan sambel
Hari ini bikinin lodeh kesukaan daddy. Hari senin yang penuh meeting tapi ga bisa ngantor karena kena cacar air. Lodeh resep dari oma Sutami, dikurangi labu siam dan kali ini semua bumbu di blender jadi satu. Kalau oma dulu lebih suka di rajang2. Ciri khas lodeh omaku adalah ada wortel sehingga lodeh yang biasanya berwarna pucat jadi cerah dengan warna warni oranye, hijau, dan putih.

Bahan:
5 lembar kacang panjang
2 buah terong ungu / nangka muda
1 buah wortel
1 buah labu siam
200 gr tetelan / ceker ayam

5 buah bawang merah
3 siung bawang putih
3 cm laos, memarkan
3 cm kunyit
2 cm kencur
1/2 sdt terasi
1 sdt ketumbar bubuk
3 lembar daun jeruk
2 lembar daun salam (optional)
2 buah cabe hijau besar, iris menyerong
2 buah cabe merah besar, iris menyerong
Garam gula secukupnya
1/2 kelapa untuk santan

Cara membuat:

  • Rebus tetelan / ceker hingga menjadi kaldu
  • Haluskan semua bumbu kecuali daun salam, daun jeruk, cabe hijau, dan laos, tumis bumbu hingga wanginya keluar
  • Masukkan bumbu dalam kaldu. Masukkan garam, gula dan sayur satu persatu, masak dengan api kecil hingga empuk.
  • Setelah empuk, masukkan santan sambil diaduk pelan, masak hingga mendidih dengan api kecil.

Kering Tempe ala Yangti Supadi

kering tempe yangti plus dendeng sapi
Pas lagi beberes dapur mungilku, aku menemukan dendeng sapi oleh2 dari mama. Sepertinya pas nih dikombinasiin sama kering tempe. Jadi bisa masuk toples dan jadi lauk kering yang siap santap kapan aja. Ada banyak resep kering tempe. Resep ini merupakan resep warisan Yangti Supadi, kakaknya oma. Makasih ya Bude Nanik buat ilmunya :) buat the Djohars yang mau coba.. Atau Supa family yg mungkin belum nyatet resepnya.. Monggo!! Hehehe

Bahan:
300 gr tempe, iris tipis, potong kotak2
5 siung bawang putih
5 cm laos
3 buah cabe rawit
3 sdm gula pasir
1sdt air asam jawa
1 sdm air jeruk nipis
Garam secukupnya
3 sdm bawang goreng
3 buah cabe merah besar, iris tipis, goreng
Dendeng sapi (optional) iris seukuran tempe

Cara membuat:

  • Tempe digoreng kering hingga seperti keripik, tiriskan
  • Haluskan bawang putih, laos, dan rawit. Tumis hingga wanginya keluar masukkan gula, garam, air asam jawa, air jeruk nipis, dan bawang goreng. Aduk hingga mendidih dan kental
  • Masukkan tempe, dendeng, dan cabe merah iris, matikan api sambil aduk rata.

Kamis, 25 Maret 2010

Sambel goreng buncis

Bahan:
250 gr buncis muda, potong serong
2 pasang ati ampela (bisa diganti dada ayam), rebus, potong dadu
4 buah bawang merah, rajang tipis
2 siung bawang putih, rajang tipis
3 cm laos, memarkan
1 lembar daun salam
1 buah cabai merah, iris serong
Santan dari 1/2 kelapa
Cara membuat:
Bawang merah, bawang putih, laos, salam, dan santan dimasak langsung
tanpa tumis. Setelah mendidih masukkan ati ampela, gula, dan garam.
Terakhir masukkan buncis dan cabe merah, masak hingga matang.

Senin, 15 Februari 2010

Semur Daging Versus Lapis Daging

Sebagai Cucu Oma dan Kakek, resep favoritku adalah semur. Dulu ada cerita ketika aku menginap di Serang kebingungan mendengar permintaanku yang masih berbahasa balita. "Semui mau semui.." Akhirnya Kakek menelpon ke Jakarta menanyakan pada mama apa semui itu. Ternyata Menurut mama semui itu semur. Itu terus terkenang-kenang oleh kakek dan oma sampai mereka meninggal dunia. Setelah aku mulai besar aku paling terkagum kagum dengan lapis lapis daging buatan oma. Ya karena aku penyuka semur dan telur tentunya hehehe.. tapi membuat lapis daging yang benar dengan telur yang menempel pada daging menurutku bukan hal yang mudah.
Kali ini aku ingin menjelaskan sedikit tips jika ingin membuat lapis daging sesuai dengan teori Oma Sutami. Bumbu yang dipakai adalah bumbu semur: bawang merah, bawang putih, lada, pala, garam, dan kecap. (Tentu saja kita bisa memakai bumbu semur sesuai selera seperti seledri, taoco, cengkeh atau resep semur lain. Tapi kali ini kita pakai resep Oma Sutami saja ;) )

  1. Daging has dalam diiris tipis, bawang merah, bawang putih, lada, pala, garam, gula diaduk rata. Diamkan sebentar hingga meresap
  2. Tata daging di wajan, nyalakan api. Masak dengan wajan tertutup sampai daging berubah warna dan air yang keluar dari daging. 
  3. Masukkan +/- 5 sdm minyak goreng, balik-balik daging dengan hati-hati hingga tatanan daging tetap (tidak bertumpuk-tumpuk) dan wanginya keluar
  4. Tuang 2 telur ayam kampung yang dikocok lepas hingga rata menutup daging.
  5. Tunggu hingga telur matang baru masukkan air dan kecap
Jadilah lapis daging kesukaanku :)) 
Oh ya, apinya jangan besar-besar ya !!??

Gado-gado Siram ala Sutami

Konon resep gado-gado siram khas Jawa Timur ini merupakan resep buatan Oma Sutami untuk Kakek Djohar yang orang Padang. Ciri khasnya adalah penggantian kentang menjadi perkedel kentang renyah, bayam, dan di beri kubis mentah di rajang halus. Menurut Bude Nanik, nara sumber resep ini gado-gado siram ini biasa disajikan dengan menu utama semur daging. The Djohars... selamat memasak :)

Sayur:
10 buah buncis, potong menyerong, rebus
100 gr kecambah, buang ujung akarnya, rebus
5 lembar daun selada
1 buah timun, kupas, iris bulat
1 buah tomat, iris bulat
2 buah telur, iris bulat
1 ikat bayam petik daunnya, rebus
100 gr kubis, rajang halus, sajikan mentah

Bumbu Gado-gado:
3 buah cabe besar, buang bijinya
3 siung bawang putih
150 gr kacang tanah, goreng
asem jawa kira2 sebesar kelereng, rendam dengan air panas 50 ml, aduk, ambil airnya
1 buah gula merah (cari yang warna kuning)
1/4 kelapa, jadikan santan kental

Cara membuat:

  1. Uleg cabe merah dan bawang putih hingga halus, kemudian tumis
  2. Giling terpisah kacang tanah, encerkan dengan santan dan air asam
  3. Setelah cabe dan bawang putih wangi, masukkan kacang sambil diaduk
  4. masukkan gula jawa dan garam hingga jadi bumbu siram



Perkedel mini:

1 buah kentang besar (+/- 250 gr), goreng

bumbu halus:
2 buah bawang merah
1 siung bawang putih
garam

1 buah telur, kocok lepas

Cara membuat:

  1. Kentang goreng dilumatkan dengan bumbu halus.
  2. Masukkan setengah dari kocokan telur, aduk rata dan bulatkan sebesar kelereng
  3. Gulingkan perkedel ke kocokan telur, goreng hingga matang
Sambal:
15 buah cabai rawit, rebus
2 tetes cuka
garam secukupnya

Kerupuk Udang

Sayur Asem

Babe selalu kangen sama masakan masa kecilnya dulu. Yaitu sayur asem kembang turi.  Di rumah sayur asem tidak pernah diberi kembang turi. Jaman sekarang kembang turi sudah tidak ada yang jual. Kadang kalau beruntung di Malang suka ada yang jual itu pun jarang sekali. Pernah suatu hari ketika sedang jalan pagi Babe melewati rumah yang di depannya di tanam pohon turi, yah.. jadilah Babe memetik kembang turi itu dan minta dimasakkan sayur asem kembang turi oleh mama. Buat generasi yang lebih muda mungkin ga bisa membayangkan seperti apa kembang turi itu. Ini ada fotonya.. Siapa tahu nemu kembangnya. Kalau memasak kembang turi jangan lupa buang putikya supaya tidak pahit. Dan pilih kembang turi putih, jangan yang merah .


Bahan:
10 buah kembang turi , dibuang sari tengahnya
5 buah kacang panjang

Bumbu Halus:
3 buah bawang merah
2 buah kemiri
3 cm lengkuas
1 lembar daun salam
1 buah cabe merah
terasi (seujung sendok teh)

3-5 asem mentah segar, cuci bersih
gula garam

Cara membuat:

  1. Kacang panjang di rebus.
  2. Setelah mendidih, masukkan asam sampai lunak, baru asam diangkat, letakkan di cobek dan di tuang air sayur, uleg hingga keluar sari asamnya, saring dan masukkan kembali air sayur asam ke panci.
  3. Masukkan bumbu halus. Setelah mendidih kembang turi dimasukkan sampai layu. Sajikan hangat 

Serundeng (Dendeng Ragi)

Bahan:
1 buah kelapa setengah tua, kupas, parut kasar ( bahasa jawa: di singgat)
300 gr daging has dalam, potong tipis (ukuran dendeng)

Bumbu Halus
5 buah Bawang merah
4 siung Bawang putih
3 cm Laos
1 sdm ketumbar
1 sdt asam jawa, di cairkan
2 cm kunyit
1 buah gula merah (+/- 200 gr)
garam, gula secukupnya
2 buah cabe merah

Cara Membuat:

  1. Daging dan bumbu diungkep sampai air habis meresap
  2. Masukkan kelapa dan di goreng dengan minyak 1/3 cangkir
  3. Masak hingga kering dengan diaduk terus selama 1-2 jam dengan  api kecil

Rabu, 23 Desember 2009

“ Rawon ”

Masakan khas Jawa Timur ini dulu kurang populer buat orang Jakarta. Waktu kuliah ga jarang kalau ada teman atau saudara yang disuguhi makanan ini komen mereka sama.. tampangnya seperti air got!!! (rada sakit hati deh.. belum tahu rasanya aja tu mereka :p) Yang paling populer sekarang ada Rawon dengkul, Rawon Iga, dan Rawon buntut. Tapi Rawon yang diajarkan oleh Oma Sutami Rawon isi daging dan labu siam. Enak banget.. deh






Bahan:
½ kg daging kisi
1 buah labu siam

Bumbu halus:
5 buah bawang merah
3 siung bawang putih
4 cm kunyit
4 cm jahe
4 cm laos
2 lembar daun jeruk
2 batang serai
2 lembar daun salam
3 buah keluwak
½ sendok teh ketumbar
½ sendok teh jinten

Cara membuat:
• Tumis bumbu halus hingga keluar wanginya
• Rebus bumbu dengan daging hingga empuk. (Lebih enak jika ditambahkan tulang sumsum untuk tambahan kaldu)
• Jika sudah empuk masukkan labu siam. Masak hingga matang
• Hidangkan dengan toge pendek dan sambal bajak